Makanan Khas Korea Selatan

 

Image

 

 

 

 

Jenis Makanan Korea

Sebagian besar makanan Korea terdiri atas sajian yang sederhana seperti makanan yang disimpan dalam waktu lama, serta dikenal berasa kuat dan pedas. Banyak sajian banchan dibuat dari fermentasi, menghasilkan rasa pedas, kuat dan asin.

 

 

Masakan Daging

  • Bulgogi (불고기): potongan daging sapi yang dipanggang dengan kecap, minyak wijen, bawang putih, bawang bombai dan lada hitam. Bulgogi berarti “daging api”. Variasinya: daging babi (dwaeji-bulgogi), ayam (dak-bulgogi), dan sotong (ojingeo-bulgogi).  Image
  • Galbi (갈비): daging iga babi atau sapi yang dipanggang dengan arang dan dibumbui. Potongannya lebih tipis dari bulgogi dan disebut sebagai Barbeque ala Korea. Variasi: dari ayam disebut dakgalbi, jokbal atau kaki babi yang disajikan dengan saus kerang asin. Image
  • Samgyeopsal (삼겹살): daging perut babi yang dipanggang tanpa/dengan bumbu seperti cara memanggang galbi. Image
  • Hoe : makanan laut mentah yang dicelupkan dengan saus cabai (gochujang) atau dengan kecap asin ditambah wasabi, lalu dimakan dengan daun selada. Image
  • Sannakji atau Gurita hidup. Sannakji yang dimakan mentah biasanya masih hidup di atas meja. Image
  • Makchang (막창): jeroan babi panggang yang disajikan seperti samgyeopsal dan galbi. Makanan jenis ini khas Daegu dan propinsi Gyeongsang. Image
  • Gobchang (곱창): sama dengan makchang, namun dengan jeroan babi atau sapi muda. Image

 

 

Makanan Kerajaan

  • Gujeolpan (구절판): berarti “piring yang terbagi sembilan”, makanan ini terdiri atas beberapa jenis sayuran dan daging yang disajikan dalam lapisan pancake. Gujeolpan biasa disajikan saat perayaan atau acara tertentu seperti pernikahan atau acara ulang tahun dalam tradisi Korea. Image
  • Sinseonlo (신선로): lasagna sayuran dan daging gaya Korea. Image

 

 

Sup dan Makanan Berkuah

  • Budae Jjigae (부 대찌개, “sup militer”): sehabis perang Korea, daging sangat langka, jadi orang-orang memanfaatkan kelebihan makanan dari basis militer tentara AS, seperti hot-dog dan ham kaleng dan memasaknya dalam sup tradisional. Budae jjigae sangat terkenal di Korea Selatan dan sering dimasak bersama ramyon (mi instan). Image
  • Deonjang Jjigae (된장 찌개): sup pasta kacang kedelai, disajikan sebagai hidangan utama/disajikan bersama hidangan daging. Isinya bervariasi dari sayuran, tahu, kerang, udang, ikan dan sebagainya. Image
  • Cheonggukjang Jjigae (청국장찌개): sup yang dibuat dari pasta kacang kedelai fermentasi yang berbau menusuk.                                                  Image
  • Gamjatang (감자탕, “sup kentang”): sup pedas tulang babi, dengan sayuran dan kentang. Image
  • Haejangguk (해장국): sup tulang babi dengan sayuran, kol kering, dan puding darah sapi. Cerita menyebutkan bahwa makanan ini ditemukan oleh sebuah restoran di Jongno (Seoul) setelah berakhirnya Perang Dunia II. Image
  • Janchi Guksu (잔치국수): mie yang disajikan dengan rumput laut, kimchi, telur dan sayuran. Image
  • Jeongol (전골) : sup tradisional yang pedas, isinya terdiri dari makanan laut dan sayuran. Image
  • Kimchi Jjigae (김치찌개): Sup yang terdiri dari isi kimchi, daging babi/sapi. Sering dijadikan sebagai santap siang atau sebagai hidangan sampingan makanan daging-dagingan. Disajikan dalam panci batu dan masih mendidih saat tiba di meja. Image
  • Mae-woon tang (매운탕): sup ikan pedas. Image
  • Samgyetang (삼 계탕): sup yang terbuat dari daging ayam utuh yang diisi ginseng, hedysarum, nasi manis, jojoba, bawang putih & kacang berangan. Samgyetang populer dikonsumsi sebagai sumber nutrisi pada musim panas, dimana warga Korea kehilangan banyak energi karena cuaca panas. Image
  • Seolleongtang (설렁탕): sup kaki sapi yang dimasak sampai 10 jam lebih sampai berwarna putih susu. Biasa disajikan dalam semangkuk mie dan potongan daging sapi. Image
  • Sundubu Jjigae (순두부 찌개): sup tahu (dubu) pedas. Image

 

 

Nasi Campur

  • Bibimbap (비빔밥, “nasi campur”): makanan khas kota Jeonju, yaitu nasi yang dicampur berbagai macam sayuran, daging sapi, telur, dan gochujang. Variasi: dolsot bibimbap (돌 솥 비빔밥), bibimbap yang disajikan dengan panci batu panas. Yukhoe bibimbap adalah bibimbap dengan daging sapi cincang mentah (yukhoe), ditambah telur mentah di atasnya. Bibimbap dimakan setelah nasi dan lauk diaduk dengan sendok hingga tercampur. Image
  • Hoedeopbap 회덮밥): potongan ikan mentah yang dicampur dengan sayuran, nasi dan gochujang.Image

 

 

Banchan (lauk pauk)

  • Kimchi: sayuran (biasanya dari kubis, sawi, lobak putih, atau ketimun) yang difermentasikan dengan bahan rempah seperti jahe, bawang putih, bawang bombai dan bubuk cabai. Terdapat banyak variasi berdasarkan cara membuat di masing-masing rumah tangga.Image
  • Kongnamul (콩나물): Kecambah yang dikonsumsi dengan banchan yang direbus atau dibumbui. Variasinya: kongnamul-bap (kecambah dengan nasi), kongnamul-guk (sup kecambah),dan kongnamul-gukbap (nasi dengan sup kecambah). Image

 

 

Mie

  • Naengmyeon (냉 면; Korea Utara: 랭면, Raengmyŏn; “mie dingin”): mie khas Pyeongyang yang biasa dikonsumsi pada musim panas. Terdapat banyak jenisnya, umumnya mie tipis yang terbuat dari tepung buckwheat (jenis gandum), dihidangkan dengan kuah tulang sapi, ditambah macam-macam bumbu, sayuran, telur rebus dan daging sapi. Naengmyeon jenis ini disebut juga mul naengmyeon (naengmyeon air) untuk membedakannya dengan Bibim Naengmyeon, yang tidak berkuah, namun dicampur dengan gochujang yang pedas lalu dililit seperti sate. Variasi lainnya adalah mulhoe naengmyeon atau naengmyeon dengan makanan laut. Image
  • Japchae (잡채): tumisan dangmyeon. Dangmyeon (bihun) terbuat dari tepung kentang, lalu dimasak dengan sayuran, daging sapi dan bumbu rempah-rempah, kadang-kadang juga divariasikan dengan tambahan makanan laut contohnya haemul japchae (japchae gurita). Image
  • Jajangmyeon ‘nae nampyeon favorite noodle‘(자 장면): mie saus kacang kedelai hitam yang sangat digemari di Korea. Asalnya adalah mie khas Beijing (RRT) yang diadaptasikan dengan cita rasa Korea.                         Image
  • Kalguksu (칼국수): mie tipis dengan kuah ikan tuna dan sayuran. Image
  • Ramyeon (라면): mie ramen khas Korea, namun agak berbeda dengan ramen dari Jepang. Ramyeon Korea dapat pula berarti mie instan yang dijual kemasan. Ramyeon dimasak dengan kuah yang sangat pedas dan biasanya ditambah sayuran, daging atau kimchi.Image

 

 

Makanan Ringan

Di Korea, makanan ringan dijual di gerobak-gerobak pinggir jalan di siang dan malam hari. Pada malam hari pedagang makanan mendirikan tenda-tenda kecil yang menjual makanan ringan, minuman dan soju.
 
  • Gimbap (nasi rumput laut, 김밥) sangat mudah dibuat. Terbuat dari nasi yang dibalut rumput laut kering (Kim), isinya bervariasi dari sayur-sayuran, telur goreng, ikan, daging, sosis, dan biji-bijian. Variasi isi gimbap lainnya: tuna, keju, bulgogi dan sebagainya.Image

Buchimgae atau Jeon adalah jenis kudapan yang dibuat dari kimchi atau makanan laut yang dicampur dengan adonan tepung dan digoreng menjadi seperti pancake. Variasi:

  • Pajeon (파전): pancake yang terbuat dari campuran telur, tepung, bawang bombai, dan kerang. Image
  • Bindaetteok (빈대떡): pancake yang terbuat dari campuran kacang hijau, bawang bombai, dan kimchi.                            Image

 

 

Bungeo-ppang/Gukwa-ppang/Gyeran-ppang

  • Bungeoppang (붕어빵; “roti ikan mas”) adalah jenis kue panggang yang diisi dengan pasta kacang merah dengan cetakan berbentuk ikan. Image
  • Gukhwa-ppang (국화빵) hampir sejenis dengan bungeoppang, namun berbentuk bunga.Image
  • Gyeran-ppang (계란빵) adalah kue panggang yang berbentuk persegi/lingkaran. Jenis-jenis ppang ini biasa dijual di pedagang kaki lima.Image

 

 

Makanan ringan lainnya

  • Ddeokbokki (떡 볶이): kue beras yang direbus dengan saus pedas gochujang.Image
  • Ho-tteok (호떡) : sejenis pancake, namun diisi dengan bahan sirup seperti gula merah, madu, kacang parut dan kayu manis. Hotteok biasa dijual pada saat musim dingin untuk menghangatkan tubuh.                                 Image

 

Anju (Makanan Sampingan & Minuman Keras)

  • Anju (안 주) adalah istilah umum untuk makanan sampingan yang dikonsumsi bersama minuman beralkohol (soju). Biasanya disajikan di bar-bar, noraebang dan restoran-restoran yang menyajikan minuman keras. Cumi rebus dengan saus gochujang, dubu kimchi, odeng/ohmuk, gimbap, samgagimbap (onigiri khas Korea), sora, dan nakji (gurita kecil) adalah beberapa contoh makanan yang dihidangkan sebagai anju. Jenis anju lainnya adalah soondae, samgyeopsal, dan dwejigalbi. Sebagian besar makanan Korea disajikan sebagai anju, namun berbeda dengan banchan.Image

 

Hidangan Penutup (Dessert)

  • Tteok (떡): kue yang terbuat dari tepung beras (메 떡, metteok), nasi ketan yang ditumbuk (찰떡, chaltteok), atau nasi ketan tanpa ditumbuk (약식, yaksik). Tteok dapat disajikan dingin, diisi atau dilapisi dengan pasta kacang hijau manis, pasta kacang merah, kismis, biji wijen, kacang merah yang dihaluskan, labu, kacang atau madu.Image
  • Songpyeon (송편): kue beras lembut yang disajikan pada hari raya Chuseok (Festival Panen). Seongpyeon dapat berisi madu, manisan atau kacang merah.Image
  • Yaksik (약식) kue yang dibuat dari beras manis, kacang chestnut, kacang cemara, dan jujube. Image
  • Chapssaltteok (찹쌀떡): sama dengan mochi, yaitu variasi tteok yang diisi dengan pasta kacang manis.                                              Image
  • Hangwa (한과): paket kue tradisional yang berisi kue-kue, tepung biji-bijian, madu, yeot, buah-buahan atau akar-akaran yang dapat dimakan. Image
  • Yugwa (유과): kue beras yang digoreng.                               Image
  • Maejakgwa (매작과): kue berbentuk cincin yang terbuat dari campuran tepung, minyak sayur, kayu manis, jahe, jocheong dan kacang cemara. Image
  • Patbingsoo (팥빙수):

    Makanan ringan ini pertama kali dikenal sebagai es serut kacang merah manis (팥, pat) yang dijual di pedagang kaki lima. Pada zaman dahulu maupun saat sekarang, patbingsu adalah makanan yang sangat digemari, dengan variasi tambahan ice cream dan yoghurt dingin, susu kental manis, sirup buah, buah-buahan seperti strawberry, pisang, kue beras tteok, agar-agar kenyal dan remah-remah sereal.

    Image

 

Minuman

Minuman non alkohol

Teh Korea: Terdapat bermacam-macam jenis minuman berdasarkan daerahnya. Sebagian besar bahan teh Korea bukanlah dari daun tanaman teh, melainkan bahan-bahan alami lain seperti beras, rempah-rempah, gandum, atau buah-buahan. Penghasil teh hijau terbesar di Korea adalah kota Boseong.

Image

Sikhye

 

  • Insam cha (인삼차) – teh ginseng
  • Saenggang cha (생강차) – teh akar jahe
  • Sujeonggwa (수정과) – sari buah kesemek
  • Sikhye (식혜) – sari nasi manis
  • Yujacha (유자차) – teh buah yuzu
  • Boricha (보리차) – teh dari barley (jenis gandum) yang dipanggang
  • Oksusu cha (옥수수차) – teh dari jagung yang dipanggang
  • Hyeonmi cha (현미차) – teh dari beras yang dipanggang
  • Sungnyung (숭늉) – sari beras/nasi yang dihanguskan

 

Minuman Beralkohol
 
Arak Korea
 
Minuman keras khas Korea (arak; ju/sul) yang paling umum adalah soju (소주). Terdapat lebih dari 100 jenis minuman berakohol seperti produk bir atau arak yang dikonsumsi warga Korea. Jenis-jenisnya: Bir:
  • Cass, Hite, Hite Prime, Hite Prime max, Cafri, OB Lager Beer dan sebagainya, serta Taedonggang (대동강) yang merupakan bir produksi Korea Utara.
Jenis-jenis arak:
  • Soju adalah arak yang dibuat dari beras/gandum atau kentang yang difermentasikan dengan kadar alkohol 22% ABV. Sebagian besar warga Korea sangat gemar minum soju. Image
  • Yakju adalah jenis lain yang dibuat dari beras fermentasi, jenis yang paling terkenal adalah cheongju.                                                                                       Image
  • Takju adalah jenis arak kental, jenis yang paing terkenal ialah makgeolli (막걸리), arak putih susu yang terbuat dari beras.Image

 

Anggur Korea terbuat dari sari-sari buah dan tanaman herbal seperti dari akasia, ginseng, plum maesil, mogwa, cherry, buah cemara, dan buah delima. Anggur Majuang adalah minuman yang terbuat dari campuran buah anggur Korea dengan buah anggur Prancis atau Amerika.

 

 

 

Sebenernya saya cuma mau kasih tahu aja tentang makanan-makanan khas korea yang skarang pasti lagi dicari dan diminati banyak orang (gara-gara demam K-Pop deh pasti) jadi sekarang mumpung lagi ada waktu googling (sebenernya diantara tugas yang bejibun banyaknya siyh *ga ada yg nanya jg, lusiiii*) akhirnya saya cari-cari tahu deh soal makanan-makanan khas negeri ginseng. Meskipun ada beberapa yang nggak saya masukin (termasuk Soondae, yang kemaren pas tahu udh langsung sukses bikin saya mual dan pengen muntah <karna dibuat dari darah babi & sapi *kalo di indo, mungkin sejenis Marus*> jadi saya skip) Selamat melihat-lihat dan ngiler pengen makan, chingudeul…. hehehe

The Box from USA ^_^

Image

 

 

YAYYY!!! Finally the box came!! I got many presents from my bestie Pamela Esparza. She is an American who lives in San Antonio, Texas. Thank you so much for the gift! I really like it ^^

For the first time, Pam (her nickname) just asked me to choose one of hoodie that She wanted to buy too. And after I choose the best one (but finally it totally changed haha) she told me that she would be send the hoodie to Indonesia for me. awwwww I was so happy at that time!!

But I didn’t know if few days before she sent the box, she told that she added few inside! I just thought that I would be get one more than hoodie but I received many things inside the box! haha…

Image

 

The unbelievable is this one: Eyeshadow!!

Image

I just thought to buy new eyeshadow when I go back to school but I received it from Pam!! Thank youuuu….:)

And when I looked at the others, I also found the book note of High School Musical!!

Image

The trilogy of High School Musical are my favorite movies when I was at high school!! ^^ and Sharpay Evans could make me laugh ^^

 

But I felt strange of this one because there is no one here in Indonesia haha

Image

When I hadn’t read yet, I thought that was a wax! hahaha 😀

And of course, the special one is the sweater! I really like it and the size is absolutely CORRECT!! ^_^

Image

That was not my first choice because I changed my perspective about three times before I choose this one!! but I really like it^^

And there is also another special thing that I got, the card! I smiled when I read the sentence on the envelope! Pam wrote “Don’t open if you are not Lusi!” 🙂

Image

I directly thought about one story I read that Choi Siwon becomes the cast, there was a part when the girl opened Siwon’s Diary and when she opened the first page, she read “Don’t open it if you are not Choi Siwon”. You both are connected! hahaha

And inside the card, I found out the great quote of friendship ^^

Image

But I won’t show the sentences you wrote by yourself, Pam! hahaha

 

And last but not least (?) I really want to thank God that I have so many great friends outside my country who totally care of me! And Pamela is one of them! You are not only friend and best friend, but also my sister who I really love. Thank you so much you’ve become my wonderful friend these 2 years and once again thank you for the box^^ I really hope that one day we can meet… Love ya Pam :*

Colourful World – Bab 4

Bab 4

Awal Sebuah Mimpi

Hari pertama setelah menjadi pemenang Miss Singer, Laura diajak oleh beberapa chaperone yang mendampinginya selama karantina ke sebuah ruangan untuk dikenalkan pada tim management-nya.

“Okay, Laura. Mereka semua ini adalah bagian dari management yang akan mendampingi kariermu,” salah seorang chaperone menjelaskan.

“Ini managermu, Larry Johanson. Kamu tahu, dia juga manager untuk Rachel Jean Cartney,” chaperone itu melanjutkan. Laura menjabat uluran tangan Larry lalu saling tersenyum. Larry mengedipkan sebelah matanya. Chaperone itu tak tahu Laura mengenal baik Larry.

Selanjutnya, Laura dikenalkan pada Allyson Bartlet yang didaulat sebagai asisten pribadinya, John Scout sebagai sebagai penata rias, Laurentius sebagai penata rambut, dan terakhir adalah Arcelly Croal sebagai penata kostum. Semuanya berbau ‘pribadi’.

Laura bersyukur ia bisa mendapatkan tim management yang profesional dan bertangan dingin.

Kehidupan baru Laura sebagai Miss Singer dan penyanyi dunia baru dimulai. Ia resmi pindah dari Jakarta dan beralih menjadi ‘warga’ Los Angeles. Laura menikmati hari-harinya dengan berbagai kegiatan dunia selebriti. Untuk urusan sekolah, Laura memilih untuk ‘Home-Schooling’, daripada harus datang ke sekolah setiap hari. Bila ia masuk ke sekolah tiap hari, mungkin jadwal kegiatannya akan kelewat padat. Tapi sekarang, ia dapat mengerjakan tugas sekolah dan mendapatkan bahan pelajaran lewat internet sehingga masih bisa melakukan kegiatannya yang lain. Karena terbiasa untuk bersikap disiplin, Laura dapat menjalankan kegiatannya yang padat dengan baik.

Tiap harinya, Laura sibuk menyanyi di banyak acara, baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga datang ke berbagai ajang penghargaan, dan memulai debut aktingnya pada 4 bulan kedepan.

Beberapa bulan setelah acara grand final Miss Singer, Laura datang ke acara bergengsi yang paling banyak dibicarakan di seluruh dunia, Academy Awards atau yang lebih dikenal dengan sebutan Piala Oscar. Disana, Laura banyak bertemu selebriti-selebriti dunia seperti aktor senior George Clooney, Phillip Seymour Hoffman, Danzel Washington, bahkan George Lucas – sang sutradara Star Wars dan Ang Lee – sutradara film Brokeback Mountain. Ada juga Hillary Swank, Reese Witherspoon, Katie Holmes dan Tom Cruise, Kiera Knightley, John Travolta dan Kelly Preston, Orlando Bloom dan sang istri yang juga Victoria’s Secret Angel, Miranda Kerr, Johnny Depp, dan masih banyak lagi.

Baru beberapa langkah berjalan di red carpet, Laura menjadi pusat perhatian, karena ia mengenakan gaun rancangan John Galliano for Christian Dior dengan sangat anggun dan elegan. Tak menyangka Rachel datang dibelakangnya. Mereka saling tersenyum melihat keanggunan masing-masing. Mereka pun sepakat untuk berjalan bersama. Laura duduk disamping Rachel didalam ruang acara. Ia sangat bahagia bisa datang di ajang bergengsi ini. Apalagi dia juga dikenalkan langsung oleh Chris Rock, sang pembawa acara pada seluruh hadirin.

***

Ini sudah menjadi bulan kesekian sejak Laura resmi menyandang gelar Miss Singer. Ia sedang menonton acara TV yang sangat digemarinya, Sex and The City, ditemani Valder yang sengaja datang menjenguk, di apartemen dinas mewahnya di jantung Hollywood saat seorang kru Miss Singer mengontak ponselnya kalau ia harus segera bersiap dalam 3 jam untuk sebuah kunjungan ke Roma, Italia, untuk menghadiri sebuah acara amal Eropa yang ditujukan bagi anak-anak Afrika.

Sekarang inilah kegiatan Laura. Semua jadwal memang sudah tertata rapi sejak jauh-jauh hari. Namun tak menampik kemungkinan jika ada acara-acara mendadak yang mengundangnya.

“Ayo Laura, pesawatnya akan boarding 15 menit lagi,” ucap Allyson di bandara, sesaat setelah Laura sampai disana.

“Iya, tapi koperku ada yang tertinggal di apartemen,” jawab Laura meringis.

Valder yang juga ada disana untuk mengantarkan kekasihnya itu langsung menoleh kearah Laura dengan ekspresi kaget.

“Kok bisa, Laura? Kamu tahu kan setelah dari Roma, kita akan ada konser penting di London?” Allyson terlihat berang.

Valder yang menangkap signal cemas dan ketakutan dari wajah Laura langsung membela, “Tadi dia sangat terburu-buru. Sudahlah, nanti aku yang akan mengambilnya dan mengirim koper itu lewat pesawat berikutnya,”

“Tidak perlu, Valder. Kamu hanya perlu mengantarkan koper itu ke Larry. Dia sekarang masih bersama Rachel, entah dimana mereka. Larry baru akan datang ke Eropa untuk konser Laura di Inggris,”

“Ok, aku akan menghubungi Rachel lebih dulu. Aku janji, koper itu dipastikan akan dibawa Larry ke Eropa,” Valder memandang Laura yang merasa bersalah.

“Okay, thank you, Valder. Aku tunggu di bagian pemeriksaan imigrasi secepat mungkin, Laura,” Allyson berlalu meninggalkan Laura dan Valder berdua.

Valder memeluk Laura, “Hati-hati ya sayang. Jaga diri baik-baik. Jangan pikirkan soal tadi, semuanya akan beres,” Valder senang melihat Laura tersenyum dan segera mencium keningnya, “Aku akan jemput kamu disini saat kamu kembali,”

Laura mengangguk dan mengecup pipi kekasihnya dengan lembut dan sekali lagi memeluknya sebelum pergi menyusul Allyson karena pesawatnya akan segera boarding.

***

Karena cuaca yang tidak memungkinkan di Bandara Leonardo Da Vinci Fiumicino, Roma, untuk pendaratan pesawat, Laura dan Allyson akhirnya mendarat di Bandara Malpensa, Milan. Mereka lalu melanjutkan perjalanan darat dengan kereta api cepat menuju ibukota negara pizza tersebut.

Laura hanya menjejakkan kakinya selama 8 jam di Roma. Ia harus segera meninggalkan negeri Romeo dan Juliet itu karena keesokan harinya sudah harus melakukan latihan untuk konser tunggal perdananya di Glastonbury, Inggris.

*

Colourful World – Bab 2

Bab 2

Karantina

Sebuah pengumuman bergema: “Pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan 875 tujuan Los Angeles akan segera boarding dalam beberapa menit. Penumpang yang sudah memiliki tiket dipersilakan masuk melalui keamanan,”

Saat ini Laura dan Erish berada di bandara. Setelah mendengar pengumuman, mereka berdua mengikuti tanda menuju checkpoint keamanan dan mengantri di akhir barisan.

“Selanjutnya, silahkan!” Petugas keamanan melambai pada Laura dan Erish.

“Kalau ada waktu luang, aku akan kirim email untuk menanyakan kabar ‘Indonesia’. Dan aku sangat berharap kak Erish bisa balas emailku. Kalau perlu kita bisa chatting,”

“Iya. Kak Erish akan balas email kamu. Janji!”

Laura dan Erish saling berpelukan. Setelah petugas memeriksa boarding pass dan identitas Laura, ia membiarkan Laura lewat. Laura berjalan dua langkah dan berputar. Mata Laura menatap Erish lalu tersenyum. Erish memperhatikan Laura melewati detektor logam dan berjalan menuju gerbang.

***

Laura menggeliatkan tubuhnya setelah hampir satu hari penuh berada di dalam pesawat. Kini, ia berada di Bandara LAX, Los Angeles, menunggu panitia Miss Singer menjemputnya ke tempat karantina di Beverly Hilton Hotel.

Orang yang menjemput Laura di bandara tadi mengantarnya ke suatu ruangan. Laura menduga semua wanita cantik yang duduk dikursinya masing-masing sedang menunggu sesuatu. Barulah saat Laura duduk di bangku kosong, wanita disebelahnya mengatakan sedang menunggu interview oleh pihak Miss Singer.

“My name is Laura Maurisia Morasca, 16 years old and student of USA International School in Jakarta. I am the delegation from Indonesia. I wanna tell you all that Indonesia is a beautiful country. So many impression beaches to order which there in along country. The situation which still original make some people wants to return. Indonesian citizens are famous of their friendly to the comer. So, come to Indonesia soon and enjoy the unforgetable moment,”

Laura tersenyum lega setelah menyelesaikan sesi interviewnya. Sesi pertama untuk melangkah lebih jauh lagi. Laura tidak merasa baik tadi. Perjalanan selama 16 jam menuju Los Angeles membuatnya jetlag. Tapi ia buru-buru melenyapkan rasa lemas ketika kru Miss Singer mengumumkan nama-nama finalis yang sekamar.

‘Mudah-mudahan aku dapat roommate yang enak biar kita bisa nyambung,’ Laura membatin dalam hati.

“Miss Indonesia dan Miss Venezuela, silahkan maju kedepan,” ucap salah seorang kru.

Laura melangkah maju. Dibelakangnya mengikuti Miss Venezuela yang belum ia ketahui namanya.

“Kamar kalian nomor 1723. Jadilah teman yang baik bagi roommate kalian,” lanjut kru itu lagi.

Laura dan nona Venezuela itu mengangguk. Mereka saling tersenyum ramah.

Namun mereka belum memulai perkenalan hingga masuk kedalam kamar. Laura merasa canggung untuk memulai lebih dahulu pembicaraan dengan sang Miss Venezuela. Hingga akhirnya gadis latin itu yang menyapa lebih dulu.

“Nama kamu siapa?” tanyanya sambil mengulurkan tangan.

“Aku Laura. Dan kamu?”

“Aku Chantal,”

“Semoga kita bisa sebaik yang lainnya,” ucap Laura.

“Pasti. Kita bisa jadi sahabat. Aku suka punya banyak teman dari negara berbeda,” kata Chantal seraya meraih Laura kedalam pelukannya.

“Aku senang punya roommate kayak kamu,” ucap Laura.

“Yeah, aku terkesan. Ternyata roommate-ku tak seburuk dugaanku,” Chantal tersenyum dan Laura segera membalas senyumannya.

“Aku ingin istirahat sekarang, aku masih jetlag,” Laura melemaskan tubuhnya dengan melakukan stretching.

“Selamat istirahat…” Chantal melepaskan sepatu high heels-nya lalu ditaruh begitu saja didekat koper-koper bawaannya.

Sebelumnya, Chantal dan Laura sepakat akan membereskan koper-koper mereka setelah istirahat. Untung Laura dapat tidur nyenyak tanpa dipengaruhi perbedaan waktu tempat ia tinggal sekarang dengan negara asalnya.

***

Hari pertama karantina, Laura bersama finalis lainnya diberi pengarahan oleh chaperone tentang tata cara menjadi ‘Putri’. Setelah itu mereka sarapan dengan semangkuk oatmeal dan segelas susu rendah lemak. Sebelumnya mereka diberitahu ahli gizi Miss Singer bahwa Oatmeal lebih sedikit mengenyangkan perut dibanding sepiring nasi atau setangkup roti. Selain itu, Oatmeal juga menghasilkan lebih banyak tenaga selama seharian. Namun Laura agak bingung juga, karena menurutnya, perutnya tidak akan kenyang bila belum makan nasi. Benar-benar perut orang Indonesia.

Setelah sarapan, mereka semua berkumpul di suatu ruangan untuk pembagian lagu-lagu yang akan dibawakan di malam grand final. Laura mendapat lagu That’s The Way It Is milik Celine Dion dan My Destiny milik Katharine McPhee, runner up American Idol tahun 2007. Panitia Miss Singer pun mengumumkan jadwal berlatih vokal dengan lagu-lagu yang dibawakan masing-masing peserta untuk esok hari dan seterusnya. Sementara itu, untuk babak penjurian awal selama karantina, masing-masing peserta diperbolehkan memilih sendiri lagu apa yang akan mereka bawakan.

“Lagu apa saja yang nanti kau nyanyikan?” Chantal menghampiri Laura.

“Wow, enak dong dapat lagu yang dikenal banyak orang,” ucap Chantal lagi setelah Laura memberitahunya tentang lagu yang akan dibawakannya di malam grand final.

“Yang penting easy listening bagi orang yang mendengarkan kita. Ini malah jadi suatu tantangan untukku, karena banyak orang yang tahu lagunya, mereka akan lebih men-judge kita bila kita salah sedikit saja saat membawakannya,” ucap Laura secepat kilat ketika menyadari Chantal menggerutu tentang lagu Hello milik Lionel Richie dan Would You Be Happier milik The Corrs yang akan ia nyanyikan.

Ketika Chantal ingin kembali melanjutkan gerutuannya, lengan Laura ditarik Miss Poland, Zerraquette Lecin. Zerra berkata dengan Bahasa Inggris yang terpatah-patah, agar Laura dan Chantal segera naik kedalam bis untuk kunjungan pertama para finalis Miss Singer ke Rumah Sakit UCLA.

“Ternyata jalanan di Los Angeles tidak serumit yang aku kira,” ucap Miss Switzerland, Natasha Carla, pada roommate-nya Miss USA, Kiera Cooley, yang juga

berasal dari LA.

“Memang apa yang akan kita lakukan di UCLA Hospital?” tanya Chantal.

“Semua kru bilang kalau kita akan bernyanyi untuk orang-orang sakit,” jawab Amelie Rodman, Miss UK.

Chantal terkesiap. Orang sakit bukannya diberi obat malah diberi nyanyian? Begitu pikirnya. Berbeda dengan Chantal, Laura malah tersenyum. Jiwa sosialnya yang tinggi memang tidak perlu diragukan lagi. Laura merasa bahagia bisa menghibur orang yang sedang sakit.

Setelah sampai di Rumah Sakit, 85 finalis dibagi menjadi 17 kelompok. 1 kelompok terdiri dari 5 orang untuk menghibur pasien di salah satu kamar. Laura dan Chantal berkelompok dengan Rozanne Khan, Miss India, lalu Rolla Conner, Miss Monaco, dan Miss South Africa, Charlize Vomma.

Kelompok Laura segera memasuki salah satu kamar di lantai 4. Mereka menyanyikan lagu Heal The World pada 2 pasien suami istri yang sedang bertarung melawan HIV Aids.

Selesai bernyanyi, masing-masing mereka menghampiri salah satu pasien yang terlihat tak berdaya. Laura miris, ia sangat iba pada sang pasien yang ada didepannya. Matanya menyipit saat ia melihat tubuh berbungkus tulang yang nyaris tak ada harapan. Sebelum pamit, Laura memberi seonggok semangat pada pasangan itu.

“Percayalah bahwa Tuhan bersama kalian. Tuhan sangat adil. Berserah diri pada-Nya dan kalian akan tenang,”

***

“Selamat datang dalam pertandingan antara LA Lakers dan New York Knicks. Para nona-nona cantik dari seluruh dunia yang menjadi finalis Miss Singer dan menjadi tamu kehormatan bagi kami, dukunglah tim favorit kalian. Selamat datang di Staples Center!”

Suara itu menggema ketika para finalis mulai duduk di kursi VIP terdepan. Rata-rata mereka tersenyum dan merasa tersanjung. Tapi ada juga yang sedang sibuk mengamati ruangan mencari orang-orang yang layak untuk dipandang. Seperti Chantal yang bilang mungkin saja ia dapat bertemu Tobey Maguire, bintang idolanya yang memang sering terlihat di Staples Center bersama sahabatnya, Leonardo DiCaprio.

Pertandingan berlangsung seru dan berakhir dengan skor 88-79 untuk kemenangan tim kebanggaan kota pusat hiburan itu. Semua suporter bertepuk tangan dengan riuh merayakan kemenangan LA Lakers. Chantal yang tak memperhatikan jalannya pertandingan ikut bersorak ketika ia melihat Tobey dan Leo bersorak riang dikejauhan.

Laura yang sejak awal terlihat serius mengikuti jalannya pertandingan, tak menyangka ketika matanya tertuju pada dua gadis cantik yang duduk di sisi seberang. Dua gadis itu sangat fashionable untuk datang ke sebuah pertandingan basket. Mereka memakai blue jeans panjang, lalu kaos tank top yang dipadu jaket model junkies. Rambutnya pun diberi bandana warna ungu dengan make up terlengkap di wajahnya. Jarak yang jauh membuat Laura tampak tak jelas memandang. Laura terkesiap ketika dua gadis itu melambai kecil ke arahnya. Amanora dan Rachel! Superstar yang juga sahabat karibnya. Laura senang dan tersenyum kearah mereka. ‘Pasti mereka baru pulang show,’ pikir Laura dalam hati. Ia berusaha agar tak ada satupun teman sesama finalis mengetahui bahwa ia bersahabat dengan seorang bintang. Bisa gawat!

Laura kembali mengerling ke arah Rachel dan Amanora ketika para kru Miss Singer sudah berteriak agar semua finalis segera meninggalkan Staples Center. Dan

mereka akan makan malam di Koi Restaurant.

“Matahari kan masih tinggi, kenapa kita sudah harus makan malam?” Jhezarie Rolland, Miss Thailand, pada Kiera.

“Sekarang kan sudah mulai masuk musim panas, nah di LA matahari bisa turun menjelang 9.30 malam, sementara itu masih 2 jam lagi. Kita sudah harus berkumpul lagi di hotel jam 10 malam. Soalnya kita sudah harus latihan menyanyi dan koreografi,” jawab Kiera jelas.

“Besok jadwal karantina kita apa saja?” tanya Miss Czech, Soraya Pettuci, pada salah satu chaperone Miss Singer. Chantal menyipit, ‘Dia pasti tidak membaca bukunya,’ ucapnya dalam hati.

“Kita akan menghabiskan hari untuk sekedar magang di Universal Studio dan lusa kita akan ke Hollywood Walk of Fame,” jawab sang chaperone.

“Selama karantina, apa kita hanya di Los Angeles?” sekarang giliran Miss Iceland, Unur Zebeqy Swayevska yang bertanya.

Chantal memperhatikannya lagi dan berbicara pelan pada Laura, “Apa orang Eropa terlalu malas untuk membaca buku jadwal?”

Laura kaget dengan apa yang Chantal bilang. Bingung harus menjawab apa, Laura hanya memberikan senyum simpul dan bilang, “Sssstttttt…..”

Sementara itu sang chaperone mulai menjawab pertanyaan Unur, “Tentu saja tidak, sayang. Hari ke 4 kita akan pergi ke Las Vegas. Kalian akan diberi kesempatan untuk menonton konser salah satu juri kalian untuk malam final, Celine Dion, di Ceasar Palace. Selain itu, kalian diizinkan untuk mencoba peruntungan kalian di arena kasino di Mandalay Bay. Hari ke 7, kalian punya waktu untuk berlibur ke negara bagian Utah, meski tidak menginap. Liburan itu untuk merilekskan pikiran dan hati kalian sebelum memasuki sesi swimsuit di Hawaii pada keesokan harinya. Kalian harus menyiapkan sesempurna mungkin karena kita di Hawaii hanya satu malam. Setelah itu kalian semua akan punya tugas berat di New York. Kalian akan bertemu Ban Ki Moon di Markas Besar PBB. Lalu kalian juga harus jadi pembicara penanggulangan Aids dan ikut kampanye anti trafficking. Selesai itu, kalian akan dibawa ke negara bagian Arizona. Kalian akan benar-benar diberi kesempatan berlibur di Sanctuary Resort, yang ada di punggung gunung Camel di Scottsdale. Liburan ini dilakukan agar kalian bisa terlihat fresh saat kembali ke LA untuk menghadiri American Music Awards. Sebelumnya kalian akan ke butik Ralph Lauren untuk memilih gaun apa yang akan kalian kenakan di acara itu. Karantina ini tidak hanya memberatkan. Kalian diberi kesempatan untuk bersenang-senang. Selepas AMAs, kalian boleh menghabiskan satu malam di Lax Club, jalan-jalan sore di pantai Malibu dan menghabiskan voucher USD 1500 untuk belanja di Kitson. Tapi, yang perlu kalian ingat, kalian harus tetap latihan menyanyi dan koreografi di sela-sela jadwal kalian yang padat,” ucap chaperone itu panjang lebar.

***

Ini jadi malam yang cukup dingin di Hawaii. Itu menurut Laura. Ia masih duduk didepan iMac-nya untuk menunggu Erish mengaktifkan Skype-nya. Dan waktu itu akhirnya datang. Meskipun sedang menunggu untuk show, Erish online.

“Kak Erish, aku udah sampe di Hawaii. Besok sesi swimsuit. Aku grogi, kak…”

Erish bisa melihat jelas kekhawatiran di wajah Laura lewat layar MacBook Air-nya, “Kamu harus tenang, sayang… Jangan mikir yang macem-macem ya. Kak Erish bakal do’ain kamu dari sini,”

Laura memaksakan untuk tersenyum, namun senyuman itu masih belum mampu menyembunyikan rasa khawatir yang berada di benaknya saat ini ketika ia

melihat kearah Erish di layar, “Tapi aku masih takut, kak.. Besok aku bakal pakai yang model two pieces. Nanti pasti di Indonesia pada ribut,”

Erish tertawa, “Hahaha…. Udah deh! Kamu kan tahu sendiri, kalau nggak jadi polemik namanya bukan di Indonesia. You can do it, honey!”

“Yes, I can do it. But I confuse,”

Erish terlihat geram, “Aduh… Kamu ini. Apa kakak perlu terbang ke Amrik malam ini juga? Udah ah nggak usah bingung. Pokoknya kamu lakukan yang terbaik. Kamu tahu nggak, untuk pertama kalinya feeling kamu tuh salah. Ingrid is okay! Dia bener-bener baik-baik aja. Waktu itu dia lagi ada pemotretan untuk Vanity Fair. By the way, Rachel sama Amanora udah berhasil nemuin kamu?”

“Emang mereka mau ketemu aku? Aduh… Kalau finalis lain sampe tahu gimana? Aku nggak mau ah mereka tahu sekarang,”

Erish mengelus dada, “Astaga, Laura… Bukan gitu maksud kakak. Maksudnya ya apa kalian pernah ketemu gitu disana?”

Sekarang giliran Laura yang tertawa, “Hahaha oh…. Kak Erish nggak jelasin sih dari awal. Kalo itu sih udah. Aku ketemu mereka di Staples Center waktu hari pertama karantina. Tapi cuma sekedar melambaikan tangan. Abisnya mereka duduk di sisi yang lain. Eh Kak Erish, udah dulu ya. Harus gantian nih sama yang lain,” tangan Laura menunjuk ke suatu arah.

Erish mengerti, “Okay.. And so am I, it’s show time. Good luck my dear. Bye…”

Laura melambaikan tangan di cam, lalu men-sign out akun Skype miliknya. Laura harus mengakhiri perbincangannya dengan Erish di Jakarta karena ia harus bergantian dengan Miss Nicaragua, Shima Vella. Setelah bangkit dari tempat duduk, tangan Laura ditarik Chantal. Ia bermaksud mendiskusikan persiapan sesi swimsuit esok hari.

Dengan swimsuit yang dikenakan masing-masing peserta, semuanya berada di tepi pantai Honolulu. Menikmati teriknya matahari, semua juri menilai penampilan seluruh peserta. Setiap peserta yang selesai melakukannya, langsung ditunggu para wartawan yang sudah siap dengan banyak pertanyaan dan kilatan blitz.

Walau perasaannya khawatir setelah sesi itu selesai, Laura memberanikan diri untuk tetap tersenyum dan menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan bijak. Ya, Laura menjadi peserta yang paling banyak ditanya, karena menyangkut soal Indonesia yang konon ‘geger’ karena ia memutuskan memakai bikini di sesi ini. Laura berhasil melaluinya dengan jawaban yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Letizia Arquez, Miss Spain, menghampirinya. Ia menguatkan hati Laura untuk terus maju di ajang ini.

“Kontroversi itu biasa. Kamu harus tegar. Percayalah suatu saat mereka pasti mengerti. Aku yakin, kamu bisa melaluinya dengan baik,” ucap Letizia.

Laura menyeka airmatanya dan tersenyum, “Muchas gracias,”

Dibelakang Letizia terlihat Chantal, Kiera, Zerra, Amelie, dan Sharon Suzanne, Miss Sweden, yang langsung memeluk erat tubuh Laura.

“Kamu jangan menyerah, Laura. Semuanya akan berjalan baik-baik saja,”

ucap Zerra.

Finalis lainnya mengangguk. Mereka juga pasti mengerti apa yang dirasakan Laura saat ini. Kiera malah berusaha menghibur dengan cara lain.

“Laura, bagiku kamu adalah sebuah boneka pualam berambut hitam. Wajah kamu itu lucu, sayang. Aku senang memiliki teman baru seperti kamu, Miss Confidence!” ungkap Kiera.

Laura tertawa diikuti Chantal, Zerra, Sharon, Amelie, dan Letizia. Ia tak menyangka, Miss USA seperti Kiera dapat begitu respect padanya.

***

Hari ini semua finalis Miss Singer bersiap menuju butik perancang Ralph Lauren. Mereka akan fitting gaun yang akan mereka kenakan untuk acara American Music Awards besok malam.

“Apa gaunku terlihat aneh, Laura?” tanya Miss Chile, Arcelly Rojash.

“Tidak. Kamu cantik sekali dengan gaun itu,” jawab Laura jujur mengakui kecantikan gadis latin itu.

Chantal dan Kiera malah terlihat kaget ketika Laura keluar dari kamar ganti sambil mengenakan gaun coklat muda dengan belahan dada rendah dan bagian punggung setengah terbuka. Laura terlihat sangat cantik. Gaun itu jatuh dengan pas di tubuh langsingnya.

“She’s so beautiful!” ucap Kiera pada Chantal.

“Yeah I know!” balas Chantal.

Laura masih sibuk dengan gaunnya. Ia kembali mematut diri didepan cermin ketika Chantal dan Kiera menghampirinya. Tiga gadis itu lantas tertawa bersama.

“Lihat, itu Beyonce Knowles!” ucap Jhezarie semangat.

Chaperone Miss Singer langsung menegurnya. Bukan karena dinilai tak sopan, tapi Jhezarie sudah menghalangi langkah Miss Greece, Natalie Sonha.

Satu per satu finalis melangkah di red carpet. Semuanya tersenyum diantara ratusan kilatan blitz yang menghujani mereka. Laura pun sama adanya. Ia yang berjalan didepan Miss Israel, Anastacia Kuruwa, mendapat perhatian paling besar. Dengan selempang bertuliskan Indonesia, Laura sudah menduga akan ada banyak orang yang akan memandang dengan seksama. Bukan terkesan menyombong, tapi mereka terlihat aneh melihat ada wanita Indonesia yang seberani Laura mengikuti ajang ratu kecantikan dunia.

Tapi beruntung, Laura menyelesaikan tugas di red carpet-nya dengan baik. Saat masuk kedalam ruangan, Laura secepat kilat mencari tempat duduk yang senyaman mungkin. Bukan dalam artian yang seebenarnya, sebab tak akan mungkin ada kursi yang tak nyaman di gedung sekelas Nokia Theatre ini. Laura takut ia akan bertemu Rachel, yang memang ikut ambil bagian menjadi pengisi acara.

“Laura, lihat Rachel sangat cantik, ya! Duh, dia itu perfect. Akan sangat menyenangkan jika saja aku bisa mengenalnya,” ucap Miss Ireland, Andrea Ferdenson, pada Laura yang duduk disampingnya.

Rachel yang memang sedang tampil, sangat memukau penonton. Laura hanya tersenyum ketika Andrea mengucap kekagumannya pada sosok Rachel Jean Cartney, sahabat Laura sendiri. Tapi Laura tak mungkin menawarkan diri pada Andrea agar nona Irlandia itu dapat berkenalan dengan Rachel. Laura tidak ingin ada satupun teman sesama finalis tahu dari mulutnya sendiri bahwa ia adalah sahabat karib salah satu bintang besar dunia. Laura berpikir, biarlah mereka tahu dengan sendirinya dari siapapun itu seiring berjalannya waktu. Jika boleh jujur, Laura juga kagum pada Rachel. Ingin rasanya ia memeluk tubuh Rachel di backstage sebagai rasa bangganya pada sahabat karibnya itu karena Rachel sudah

bernyanyi dan menari di atas panggung AMAs dengan sangat baik. Tapi Laura sadar, semua itu tidak mungkin ia lakukan. Ia masih tetap berpegang teguh pada keputusannya. Ia tidak akan memberitahu pada siapapun, termasuk dua sahabat barunya, Chantal dan Kiera, tentang hubungannya dengan para bintang besar. Laura ingin semuanya mengalir bagaikan air, dan jika tiba saatnya nanti, semuanya juga akan tahu siapa Laura yang sebenarnya. Gadis cantik yang ramah dari sebuah negara kepulauan di Asia Tenggara itu, ternyata adalah sahabat dari sekumpulan artis-artis besar di dunia hiburan internasional.

“Dia memang hebat. Rachel tidak ada yang bisa menandingi,” jawab Laura sekenanya untuk sekedar membuat Andrea tenang dan diam.

***

Colourful World – Bab 1

Bab 1

Miss Singer

Laura menatap langit dengan perasaan bingung di teras rumahnya. Ia ingat hal yang menjadikannya seperti ini, yaitu karena perkataan Erish tadi siang:

“Penting lho mencari hal yang kita sukai dalam hidup. Contohnya kamu yang suka nyanyi, untuk mengasah bakat… Makanya kamu perlu ikut kontes Miss Singer ini,”

“Tapi Laura belum punya keberanian untuk ikut kontes ini…” Laura menatap layar MacBook milik Erish.

“Pikirin lagi deh… Dengan ikut ajang ini, kamu bisa jadi penyanyi yang langsung go internasional. Take this chance!”

Laura menghembuskan napasnya pelan. ‘Pengen sih jadi famous star kayak Kak Erish, Rachel, Ingrid, Amanora.. Pengen banget, malah! Tapi…’ Laura bergumam dalam hati.

Sebenarnya orang-orang disekeliling Laura sangat mendukungnya untuk mengikuti kontes Miss Singer yang diadakan di Los Angeles ini. Tapi Laura sendiri masih meragukan kemampuan dirinya, walaupun Erish telah mengisi formulir atas nama Laura.

“Ra, kontes ini penting banget kalo kamu emang mau jadi penyanyi. Ini kan langsung di Hollywood. Kak Erish aja masih susah payah untuk bisa sukses di Hollywood. Laura, kamu mesti inget satu hal, meskipun Rachel, Ingrid, dan Amanora punya pengaruh besar, tapi kita nggak boleh memanfaatkannya. Ini saat yang tepat bagi kamu untuk membuktikan kalo kamu bisa sukses di dunia hiburan tanpa pengaruh dari sahabat-sahabat kita. Ini waktunya kamu menunjukkan bakatmu yang terpendam,” Erish menepuk bahu Laura, meyakinkan sahabatnya untuk meraih mimpi yang sempurna di kontes ratu kecantikan itu.

“Kak Erish…” Laura merangkul lengan Erish ketika gadis cantik itu hendak meninggalkannya.

“Kak, kalau aku boleh jujur, aku juga mau ikutan itu. Tapi apa kak Erish nggak sadar kalau badanku…” Laura langsung terdiam sambil memandang tubuhnya di depan cermin.

“Badanku kan hampir nggak berbentuk, kak. Mana ada calon ratu kecantikan yang gendut..” ucap Laura lirih. Erish tersenyum mendengarnya.

“Kakak tahu, sayang. Kamu kan bisa diet. Ada banyak cara untuk nurunin berat badan. Asal kamu niat aja,” jawab Erish sambil menyipitkan sebelah matanya.

“Tapi susah, kak… Kak Erish tahu sendiri, udah berapa kali aku coba untuk diet? Hasilnya tetep aja gagal!” kata Laura lagi.

“Nggak ada yang susah dan nggak mungkin di dunia ini. Kuncinya cuma satu, kalo kamu nggak mau keringetan, nggak bisa menahan hasrat makan, gimana lemak mau pergi?” terang Erish panjang lebar.

“Maksud kakak?”

“Kalau kamu emang niat banget untuk diet, cara tadi lumayan manjur tuh. Intinya, kamu harus rajin olahraga dan jangan makan terlalu banyak. Jangan pernah nimbun sampah di dalam tubuh,” ungkap Erish.

“Tapi aku nggak yakin bisa melalui masa-masa itu,” kata Laura seraya memandang Erish.

“Kakak yang bakal mengatur jadwal olahraga dan makan kamu setiap hari. Pokoknya semua pasti beres di tangan seorang Erishia Carella,” ucap Erish sambil mengangkat kedua tangannya seperti Reese Witherspoon yang bangga dengan piala Oscar-nya.

“Bisa aja…” tawa Laura mulai terdengar.

Erish tersenyum lega karena berhasil membujuk Laura untuk meraih mimpinya. Mereka lalu pergi ke halaman belakang rumah Erish, untuk melihat alat olahraga apa saja yang ada…..

Laura memandang sekelilingnya. Ia ikut tertawa mengenang kejadian siang hari tadi. Ia tak percaya, perlahan tapi pasti, ia akan menjadi kontestan salah satu kontes ratu kecantikan dunia.

***

“Tiga puluh enam, tiga puluh tujuh, tiga puluh delapan..” Erish menghitung banyaknya sit-up yang dilakukan Laura.

Hari ini genap 30 hari Laura menjalankan program dietnya. Erish yang orangtuanya mantan atlet tentu sangat protek dalam urusan olahraga. Laura beruntung punya sahabat yang sangat mengerti keadaannya. Apa yang diperjuangkan Laura mulai membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit lemak yang membandel di tubuhnya mulai pergi. Bobot tubuhnya perlahan menyusut seiring berjalannya waktu.

“Kak Erish, apa aku udah keliatan kurus?” ucap Laura sambil memegang lengannya yang makin terlihat langsing.

“Udah kok, paling harus nurunin 15 kg lagi,” jawab Erish tenang.

“What? Berarti aku masih gembul dong!” Laura cemberut, wajahnya seperti terlipat tujuh.

“Heh, yang namanya ratu kecantikan itu harus punya the lean body. Kegemukan sedikit aja nanti nggak boleh ikutan lho,” ucap Erish tersenyum simpul memberi semangat pada sahabat kecilnya.

“Kak Erish sih macem-macem aja. Aku mesti ikutan Miss Singer segala. Padahal kan aku maunya ikut Miss Universe, Ratu Sejagad, hehehe…” gelak Laura.

“Ah nggak usah ngaco deh. Lagipula kalo nggak salah, Miss Singer nggak beda jauh sama Miss Universe. Itu kan sama-sama punyanya Mr. Trump. Organisasinya aja bareng, Miss Singer and Miss Universe Organization,” timpal Erish tampak meyakinkan.

“Oh ya?” Laura penasaran.

Erish memandang Laura seksama, lalu tertawa, “Hahaha Enggak kok sayang.. Itu nggak bener..”

“Ih.. Aku kira beneran…” Laura memajukan bibirnya hingga Erish bisa mencubit pelan dengan jari-jarinya.

“Ya mana kakak tahu! Cuma support buat kamu aja lagi. Udah ada peluang di depan mata, malah cari yang nggak pasti. Jadi Miss Universe tuh susah tahu! Kamu mesti jadi Puteri Indonesia dulu untuk ikutan. Lagipula itu kan bukan mengedepankan kemampuan tarik suara, sementara kamu jago nyanyi. Udah deh, jangan pesimis lagi. Ayo mulai lagi olahraganya!” bentak Erish sambil menarik lengan Laura.

Laura memandang Erish. Sahabat sekaligus kakak yang paling baik untuknya. Laura beruntung, banyak orang yang menyayanginya. Erish sangat sempurna menjalankan tugasnya sebagai instruktur olahraga sekaligus pemerhati makanannya. Laura membatin bahwa Erish benar, ia harus menggunakan peluang ini sebaik mungkin. Erish saja belum bisa merasakan duduk di kursi superstar dunia, padahal sahabat mereka yang lain, Rachel, sudah berhasil menjadi diva pop

dunia. Tapi seperti yang sudah dikatakan Erish, tidak ada satupun dari mereka yang ingin memanfaatkan kesuksesan Rachel di dunia hiburan internasional.

“Hey, ngapain bengong aja! Cepet lari!” bentakan Erish mengagetkan Laura.

“Iya, iya. Galak banget sih!” Laura meringkuk sekilas, lalu mulai ambil posisi yang benar.

“Empat kali putaran dalam lima menit!” Erish terlihat sangat serius sekarang.

“Apa?? Apa nggak salah? Kak Erish kira aku wonder woman?” tanya Laura tak mau kalah.

“Bukannya kamu super woman?”

“Makasih. Super woman sambil tiarap!”

“Kalo super woman sambil tiarap nyampenya bisa sehari!” jawab Erish, Laura lalu diam sejenak tak bergeming.

“Ada nggak ya yang bisa aku lakuin untuk bisa jadi pemenang disana?” tanya Laura tiba-tiba.

“Pokoknya kamu cuma perlu kasih yang terbaik dari diri kamu. Itu aja,”

“Tapi kan seenggaknya ada gitu trik-trik khususnya,” Laura menambahkan, masih penasaran juga dia rupanya pada soal seperti ini.

“Nggak ada! Believe in me and everything is okay,”

“Maybe…”

“Loh kok maybe sih? Udah ah sekarang mulai lagi olahraganya!” Erish mulai membentak lagi layaknya Laura sedang berada dalam suatu kamp militer.

Laura mengerti Erish. Gadis yang lebih tua empat tahun darinya itu sangat menjunjung tinggi kesempurnaan. Apapun yang akan dilakukan harus dikaji terlebih dulu agar hasilnya nanti memuaskan. Karena itu, Laura menaruh semuanya pada Erish. Ia percaya kalau semuanya akan berjalan mulus di tangan mahasiswi International Bussines itu.

***

“Rachel…. Sekarang badanku selangsing kamu…” oceh Laura diujung telepon.

“Wow, berarti Erish berhasil dong…” Rachel menimpali perkataan Laura.

“Bener banget! Rachel… I love my lean body….” kata Laura lagi.

Rachel memang orang pertama yang diberitahu setelah Laura bertarung selama 3 bulan lebih untuk menurunkan 24 kg berat badannya. Menurut Laura, ini pemilihan yang tepat. Diantara mereka berlima, Rachel-lah yang memiliki tubuh paling sempurna. Setelah ini giliran Amanora, gadis kaya raya tapi tanpa operasi plastik yang akan mendengar kebahagiaan Laura mengenai bentuk tubuh barunya. Lalu giliran Ingrid, yang dikenal sebagai orang bertubuh subur kedua setelah dirinya yang akan diberitahu.

“Bener kan aku nggak perlu pesen makanan khusus dari dietdesign.com untuk ngurusin badan. Kak Erish aja berhasil buat aku jadi kayak Rachel…” ungkap Laura membuka percakapan dengan Amanora.

“Iya, percaya. Erish emang hebat!” jawab Amanora simpel.

“Aku hampir nggak percaya, bisa ya orang kayak aku yang tadinya super obesitas punya badan, yang menurutku, bagus banget kayak sekarang. Amanora… Aku seneng banget…” Laura amat bersemangat menceritakan kebahagiaannya pada Amanora.

Amanora tertawa mendengar segala ocehan Laura. Sang peragawati yang sering disebut Laura sebagai tengkorak hidup itu ikut bahagia dengan berhasilnya program diet yang dijalani sahabat karibnya. Meskipun mereka tinggal di negara dan benua yang berbeda, Amanora bisa dengan jelas merasakan jika Laura memang sedang amat sangat bahagia akan bentuk tubuh barunya.

Kini giliran Ingrid yang dihubungi Laura. Tapi sudah tiga kali di telepon, gadis yang lahirnya hanya terpaut satu hari dari Erish itu tak jua mengangkat handphone-nya. Laura berpikir, mungkin Ingrid masih tidur. Sebagai artis remaja yang baru saja naik daun, Ingrid memang banyak mendapatkan job, sehingga ia baru bisa tiba dirumahnya di New York City pada dini hari. Akhirnya Laura menyerah ketika untuk yang kesebelas kalinya teleponnya tak jua diangkat. Ia hanya menaruh pesan di voice mail, berharap Ingrid segera menghubunginya setelah menerima pesan itu.

Karena tak berhasil menghubungi Ingrid, Laura kembali menghubungi Amanora untuk menanyakannya. Amanora memang tinggal di kota yang sama dengan Ingrid, berbeda dengan Rachel yang lebih memilih untuk tinggal di komunitasnya dunia hiburan, Los Angeles.

“Kenapa lagi, Ra? Apa ceritanya ada yang ketinggalan?” tanya Amanora langsung ketika ia mengangkat telepon.

“Enggak, kok. Aku cuma mau tanya soal Ingrid,” jawab Laura.

“Memang Ingrid kenapa?” tanya Amanora lagi.

“Tadi aku telepon dia, tapi nggak diangkat,” ucap Laura.

“Ya tinggal coba lagi dong,”

“Makanya dengerin dulu dong. Aku udah telepon dia belasan kali. Masa sih kalo orang tidur sampe nggak bergeming gitu? Kayak orang mati aja kalo gitu. Kamu sempet ketemu dia nggak akhir-akhir ini?”

“Kalo nggak salah kemaren dia ada jumpa fans di Boston. Tapi aku nggak sempet ketemu. Dan pagi ini aku nggak telepon dia,” ungkap Amanora.

“Perasaanku kayaknya nggak enak…” Laura mulai cemas.

“Udah deh.. Jangan mikir yang enggak-enggak ah! Aku takut nih… Ingrid is okay!” ucap Amanora seolah menenangkan dirinya sendiri yang mulai diliputi pikiran-pikiran negatif.

“Eh, iya. Ingrid is okay..” Laura juga buru-buru meyakinkan dirinya sendiri bahwa perasaan cemasnya pada Ingrid itu salah.

Tanpa kata akhir, Amanora menutup teleponnya. Laura kontan saja kaget. Amanora masih memikirkan kecemasan Laura pada Ingrid. Ia takut bahwa sesuatu telah terjadi pada salah satu sahabatnya itu. Semua ketakutan Amanora beralasan. Sebab diantara mereka berlima, hanya Laura yang perasaannya paling peka. Erish malah pernah bilang kalau Laura memiliki kemampuan indra keenam. Sebab jika Laura punya perasaan yang tidak enak pada seseorang, pasti orang tersebut terkena musibah. Namun Amanora secepat kilat melenyapkan perasaannya. Sebagai sahabat, ia tidak tahu menahu apakah Ingrid sedang memiliki masalah atau tidak. Amanora berpikir, inilah repotnya punya sahabat sesama public figure. Meski digaris bawahi kata sahabat, karena kesibukan masing-masing, mereka nyaris tidak pernah bertemu dalam jangka waktu yang lama. Telepon saja jika ada waktu luang.

***

Walaupun berkeyakinan ‘Ingrid is okay’, tapi Laura memasang tampang memelas dihadapan Erish saat mereka berada dalam kamar Erish yang cozy.

“Kak Erish…” panggil Laura sedih.

“Aduh… Berhasil punya lean body kok cemberut gini sih. Senyum dong…”

“Gini loh kak,”

“Iya, kak Erish udah tahu. Masalah Ingrid, kan?”

Laura mengangguk, “Gimana kakak bisa tahu?”

“Sebelum kamu datang kesini, Amanora udah cerita semuanya ke kakak,”

“Oh ya?” tanya Laura polos.

“Gini ya sayang, untuk saat ini sebaiknya kamu berkonsentrasi penuh untuk urusan Miss Singer. Kalo masalah Ingrid, masih ada kita-kita yang akan cari tahu ada apa sebenernya sama dia dan kita akan berusaha nolong dia kalo emang dia lagi ada masalah. Dia pasti ngerti kok kalo kamu nggak bisa ikut ambil bagian karena lagi fokus ke Miss Singer ini. Gimana?”

“Mmmmm…. Ok! Seenggaknya aku sedikit bisa lega sekarang. Makasih banget ya kak… Kalo nggak ada kak Erish, mungkin aku nggak bakal punya keberanian mengambil kesempatan yang ada. Misalnya ya ini, Miss Singer ini,”

Erish tersenyum simpul lalu mengerutkan alis seakan berpikir, “Memangnya kapan ya kakak pernah nggak ada buat kamu?”

Laura menatap Erish sambil menyipitkan sebelah matanya lalu tertawa, “Hahaha iya deh… Kak Erish memang selalu ada untukku…”

Erish ikut tertawa kemudian bertanya, “Terus gimana sama persiapan kamu? Udah persiapan mental dan fisik kan?”

“Siap atau nggak siap, aku bakal menghadapinya juga kan?” Laura malah balik bertanya.

“Terus kehidupan cinta kamu nggak bermasalah kan? Kalo iya gawat tuh… Bisa ganggu konsentrasi kamu nanti,”

“Astaga, Valder! Aku hampir lupa!” Laura menepuk jidatnya. “Lupa kasih tahu soal keberhasilan dietku! Bentar, bentar. Aku telepon dia dulu,” Laura merogoh tasnya mencari iPhone 4 yang baru saja dikirim Valder langsung dari Amerika sebagai hadiah anniversary mereka yang kedua.

“Hi my dear baby…” sapa Valder di ujung telepon.

“Ihhh… Nggak usah berlagak romantis gitu deh. Dengerin aku. Sekarang aku udah punya badan selangsing Rachel loh… Idamanku sejak dulu,”

“Congrats ya,”

“Ya ampun, ekspresinya gitu banget sih.. Nggak seneng ya impianku punya lean body terwujud?” Laura cemberut, sementara Erish tersenyum melihatnya.

“Bukan gitu. Aku cuma udah denger dari Amanora. Cemburu aja, kenapa kakakku yang lebih dulu tahu?!”

“Kakakmu kan sahabatku! Wajar dong kalo dia lebih dulu tahu…”

“Oh… Jadi aku nggak penting nih?” tanya Valder.

“Bukan..! Iya deh sayang sorry ya… Aku nggak bermaksud untuk ngelupain kamu kok, tapi aku beneran lupa… hehehe,”

***

Super Show 4 Indonesia, CONFIRMED or HOAX?

Sebenernya udah dari awal waktu Super Show 4 Seoul udah ditentuin kapan, spekulasi tentang negara mana aja yang bakal ‘disinggahi’ Super Junior untuk World Tour-nya kali ini langsung beredar. Tapi, di akhir September 2011 itu, SM Entertainment baru mengumumkan dua tempat penyelenggaraan Super Show 4, yaitu Seoul (19-20 November) dan Osaka, Jepang (10-11 Desember), sisanya NOPE.

Setelah itu, entah di akhir Oktober atau awal November (gw lupa, mamennnn) mulai ada pemberitahuan untuk Super Show Taipei (yang diselenggarainnya busetttttt 4 hari!) di tanggal 2-3-4-5 Februari 2012 dan Singapura di tanggal 18-19 Februari 2012. Dan belakangan juga keluar jadwal Super Show Bangkok yang bakal diselenggarain selama 3 hari di tanggal 16-17-18 Maret 2012 (Maaf kalo salah, gw kagak apal tanggalnya:D)

Nah, untuk Super Show 4 Jakarta sendiri, sampe sekarang masih bikin GALAU para ELF Indonesia. Dulu, kita -para ELF INA- sudah banyak yang jingkrak-jingkrak waktu bulan November taun lalu ada yang ngepost pic confirm-nya SM Entertainment kalo bakal ada Super Show 4 Jakarta di bulan Maret 2012. Tapi, baru aja beberapa menit kita seneng, kita langsung dibuat melempem lagi, karena ada yang bilang itu bukan jadwal Super Show 4, tapi jadwal Asia Tour-nya SNSD. Dan seiring berjalannya waktu, Konser Asia Tour-nya SNSD juga ga kebukti. Belakangan malah ada kasak-kusuk kalo itu sebenernya jadwal untuk SMTOWN Jakarta! Entahlah ^^

Dan sekarang, ELF Indonesia lagi-lagi dibuat galau. Ini tak lain dan tak bukan adalah hasil olahan sang ‘wikipedia’ kalo ada Super Show 4 Jakarta di tanggal 28-29 April 2012 (2 hari, guys! 2 HARI!). Karena berita inilah, para fanbase yang ‘menangani’ Super Junior langsung tancap gas kasih tahu dan buat pengumuman di akun-akun mereka (karena sebagian besar fanbase yang gw follow itu kebanyakan admin-nya orang Indonesia) kalau bakal ada Super Show 4 Jakarta!

Tapi, karena udah punya pengalaman ‘pahit’ sebelumnya tentang Super Show 4 Jakarta yang ternyata masih unconfirmed, dari jam 7 malem tadi masih banyak ELF yang mention berbagai fanbase untuk nanya apakah ini bener atau nggak (Sampe banyak banget fanbase-fanbase yang mencak-mencak karena udah dijelasin berulang kali tapi masih banyak banget ELF yang tanya soal kebenerannya). Dan karna saking penasarannya, gw coba untuk cari tahu sendiri (sebenernya karna gw sendiri mengharapkan Super Show 4 Jakarta siyh, hahahaha). Mmmm dari hasil penelusuran gw (jihhhh berasa wartawati inpotenmen deh hahaha), gw bisa ambil kesimpulan kalo ini menjurus BENAR!

Sebenernya udah dari sekitar 1 bulan lalu gw nyari tahu dengan mantengin tweet-tweet orang-orang yang kerja disalah satu promotor yang dalam waktu dekat ini juga bakal bawa EVANESCENCE (bener kagak tuh tulisannya? hahaha *maaf*) ke Jakarta. Dan hari ini gw dapet banyak bukti kalo sepertinya kemungkinan Super Show 4 Jakarta itu ADA. Dan yang paling bikin gw mikir adalah di webpage-nya malah ada polling bagi orang Indonesia untuk milih dimana venue yang bakal dipake untuk nyelenggarain Super Show 4 Jakarta. Kalo nggak salah (berarti bener ya haha) pilihannya ada Gandaria City, SSIC, GBK, Istora Senayan & MEIS Ancol. Dan terakhir yang gw lihat (waktu gw selesai ikutan polling juga maksudnya, hihihi), hasil polling yang terbesar milih GBK untuk venue Super Show 4 Jakarta (Gw siyh pertama kali nyadar langsung menggumam, mmm keren ya, udah kyk nonton bola karna GBK bisa nampung lebih dari 70.000 penonton. Tapi terus gw sadar lagi, ihhh masa GBK siyh. Di Stadion yang kelyatannya ‘biasa’ -kalo buat ukuran nonton konser lho ya, bukan untuk nonton bola-. Nggak bisa dibayangin deh kalo bener2 di GBK, disebelah mana niyh bakal dapet ‘nyamannya’ nonton konser artis dunia?? hmmm). Nah, gini aja deh, bagi yang penasaran, mendingan ikutan polling nya sendiri aja ya ^^

Terus di tweet @winzzdj (salah satu promotor) nulis:

9 hari lg menuju….. Countdown terooosss…. Jgn ragu2 berdoa…. Support semua promotor yg akan bawa #SS4INA

dan ada lagi tweet-nya yang nulis:

Misalnya neh nanti ada #SS4INA di jkt, venue mana yg enaknya buat konsernya… A. Meis, B. GBK, C. SICC… *3 venue pilihan 7 promotor*

selain itu, yang bikin penasaran adalah tweet ini:

Kepastiaan dh ada sebenernya, liat aja TL masing2 promotor yg pernah mention #SS4INA

dan banyak banget yang yakin sma tweet ini:

Satu hal yg pasti… Jgn tunggu di tgl 10 feb… Tunggu di tgl 13 feb,,, coz there’s gonna be a great present for Valentine’s eve present…

Banyak banget ELF yang yakin kalo arti dari tweet diatas adalah pengumuman bakal adanya Super Show 4 Jakarta atau tidak. Dan sebagian besar dari mereka -gw juga- (pengharapan besar sebenernya :p) percaya kalo bener-bener bakal ada yang namanya Super Junior World Tour – Super Show 4 live in Jakarta. Aminnnnnn….:)

Jadi, bagi yang masih penasaran apa bakal ada Super Show 4 Jakarta atau nggak, ya harus sabar nunggu sampe tgl 13 Februari. Nggak lama lagi juga kan?? ^^

~Annyeong~